Valentine Bareng Keluarga? 10 Film Berikut Cocok Jadi Tontonan Anda

Anna Muttaqien View: 2311

1. The Princess Bride (1987)

Film lawas bisa jadi kurang menarik bagi anak-anak yang suka film dengan warna-warna mencolok dan teknologi animasi terkini. Tapi, jangan remehkan The Princess Bride; film yang satu ini punya banyak loyalis. The Princess Bride disertifikasi 97% fresh di RottenTomatoes dengan komentar, "Sebuah kisah dongeng postmodern yang menyenangkan, The Princess Bride adalah kombinasi permainan pedang, roman, dan komedi yang tangkas dan cerdas."

Di awal film, seorang kakek membacakan cerita untuk cucunya yang sedang sakit. Cerita itu menuturkan tentang seorang gadis bernama Buttercup yang tinggal di negeri Florin. Ia menjalin cinta dengan tetangganya, Westley. Westley pergi merantau untuk mendapatkan kekayaan agar mereka bisa menikah, tetapi kemudian diserang bajak laut dan tak terdengar lagi kabarnya.

Lima tahun kemudian, Buttercup dilamar oleh Pangeran Humperdinck. Karena masih mencintai Westley, ia setengah hati menyanggupi lamaran tersebut. Namun, sebelum pernikahan digelar, Buttercup diculik oleh sekelompok penjahat. Siapa sangka kalau sebenarnya, kelompok penjahat itu sebenarnya sewaan sang pangeran yang ingin Buttercup dibunuh agar bisa mendapat alasan untuk berperang dengan negara tetangga....

 

2. Shrek (2001)

Film komedi fantasi Shrek bisa dikatakan sebagai film yang long-lasting. Bukan hanya karena plot dan tema yang menarik, tetapi juga karakter-karakter yang unforgettable. Cocok bagi anak-anak maupun orang dewasa, jadi tidak akan membosankan meskipun menemani anak-anak nonton.

Film pertamanya mengangkat kisah Shrek, ogre penyendiri yang suatu hari menyelamatkan Putri Fiona dan berjuang mencegah Putri Fiona menikah dengan Farquaad yang jahat. Shrek sukses besar masuk box office dunia, sehingga dibuat tiga sekuel berturut-turut, Shrek 2 (2004), Shrek the Third (2007), dan Shrek Forever After (2010). Untuk menghabiskan hari Valentine bersama keluarga, tak ada salahnya menonton ulang kesemua seri film Shrek tersebut.

 

3. Howl's Moving Castle (2004)

Howl's Moving Castle bercerita tentang gadis muda bernama Sophie yang dikutuk menjadi nenek-nenek oleh penyihir jahat. Sophie yang berusaha mencari pelepas kutukan berjumpa dengan orang-orangan jerami yang mengantarkannya ke kastil berjalan milik penyihir tampan dan misterius bernama Howl. Namun, jalan untuk melepas kutukan itu tidaklah mudah.

Salahsatu film legendaris karya studio Ghibli ini sempat masuk nominasi Oscar dan tak diragukan lagi kualitasnya. Kisahnya mungkin agak abstrak bagi anak-anak, tetapi upaya Howl melindungi Sophie dan perjuangan Sophie untuk membantu Howl menemukan kembali dirinya patut menjadi teladan remaja masa kini.

 

4. No Reservations (2007)

No Reservations yang dibintangi oleh Catherine Zeta-Jones menceritakan tentang Kate Armstrong, seorang chef restoran workaholic. Kate yang tengah berkonflik dengan bos-nya tiba-tiba mendapati ia harus tinggal dengan keponakannya karena adiknya meninggal. Sementara itu, sang bos memutuskan untuk memasukkan chef lain bernama Nick Palmer di restorannya. Merasa posisinya terusik, Kate pun membenci Nick...tanpa menyadari kalau batas antara benci dan cinta itu amatlah tipis...

Meskipun sudah cukup lama dirilis, drama rom-com No Reservations mungkin lebih jarang terdengar dibanding film-film lain dalam daftar ini. Plot-nya klise, dan bahkan RottenTomatoes pun hanya memberikan rating 41% fresh. Namun justru karena kelugasannya yang down-to-earth itulah, Anda patut mempertimbangkannya sebagai tontonan keluarga di hari valentine.

 

5. Stardust (2007)

Stardust bermula di sebuah tembok yang membatasi kerajaan Stormhold. Tembok itu dijaga terus menerus, tetapi suatu ketika Dunstan Thorn melewati tembok itu dan bertemu dengan seorang putri yang diperbudak bernama Una. Sembilan bulan kemudian, penjaga tembok mengantarkan bayi laki-laki bernama Tristan pada Dunstan. Waktu melaju hingga delapan belas tahun setelahnya, Tristan memulai petualangannya sendiri, berjumpa dengan kekasih hatinya, dan bertempur melawan kekuatan-kekuatan yang berusaha memisahkan mereka.

Diangkat dari novel fantasi berjudul sama, film Stardust mendapatkan sambutan hangat baik dari anak-anak maupun orang dewasa. Dongeng yang dituturkannya tidak kalah dengan plot The Princess Bride, dan bisa dikatakan lebih maju mengingat tahun pembuatannya yang lebih baru. Kostum dan akting pemain pun layak mendapatkan pujian.

 

6. Enchanted (2007)

Di negeri dongeng Andalasia, Ratu Narissa berupaya mencegah anak tirinya, Pangeran Edward, menikah dengan Gisele. Ia pun menjebak Gisele dengan menjatuhkannya ke dunia nyata, tepatnya di kota New York. Saat kebingungan di tengah dunia yang sama sekali berbeda dengan dunia dongeng, Gisele bertemu Robert, seorang duda beranak satu yang apatis. Perjalanan waktu membuat keduanya jatuh cinta...tapi, bagaimana dengan pangeran Edward?

Film fantasi semi-animasi Enchanted pastinya sudah tak asing di layar kaca Indonesia. Dongeng memikat lintas dunia ini tidak vulgar dan penuh dengan hikmah; cocok dinikmati oleh semua usia, apalagi di hari Valentine yang penuh cinta.

 

7. Wall-E (2008)

Wall-E mengisahkan dunia di tahun 2805 dimana bumi sudah ditinggalkan penghuninya, menyisakan robot pembersih bernama Wall-E sendirian untuk membersihkan planet. Suatu hari, di bumi yang kosong dari makhluk hidup, Wall-E menemukan bibit tanaman bersemi. Bibit tanaman itu kemudian menjadi kunci plot penting saat ia belakangan bersua dengan robot lain bernama EVE.

Film science fiction peraih Oscar ini juga termasuk daftar film valentine yang cocok bagi segala usia. Adegan demi adegan memiliki kemampuan untuk "menyihir" penontonnya. Selain karena plot yang menarik, visualnya yang merupakan salah satu buah karya terbaik studio Pixar pun dijamin membuat Anda tak keberatan untuk menonton film Wall-E berulang kali.

 

8. Tangled (2010)

Film animasi Disney Tangled diadaptasi dari dongeng Rapunzel, dan tentu saja, berakhir bahagia. Namun, untuk mencapai kebahagiaan itu, Rapunzel harus menempuh petualangan penuh bahaya. Apalagi, ia mengawalinya dengan perjumpaan dengan seorang buronan.

 

9. Gnomeo & Juliet (2011)

Film animasi plesetan drama Romeo & Juliet-nya Shakespeare ini menghadirkan kisah cinta dua kurcaci bernama Gnomeo dan Juliet di tengah perseteruan antar keluarga mereka. Namun, berbeda dengan Romeo & Juliet yang berakhir duka, kedua kurcaci itu mencapai happy ending.

Jalan ceritanya klise, tetapi komedi romantis Gnomeo & Juliet diwarnai oleh lagu-lagu yang ear-catchy dan tentunya cocok bagi segala usia.

 

10. Cinderella (2015)

Jika Anda ogah menonton film-film lawas, maka live-action Cinderella yang baru diluncurkan 2015 ini bisa jadi pilihan alternatif. Merasa ceritanya sudah biasa? Tunggu dulu. Biarpun sudah banyak sekali film-film yang diangkat dari dongeng sepatu kaca, tetapi film Cinderella yang dibintangi aktris Inggris cantik Lily James ini bertabur gaun-gaun indah dan romantisme langka. Sungguh sesuai menemani valentine bersama keluarga.

Anna Muttaqien

Kontributor sekaligus editor di Sinemapedia. Hobi menulis, membaca, nonton, plus nggosip apa saja yang hubungannya dengan Asia dan Jepang. Mulai suka anime dan manga sejak tahun 90-an, berlanjut sampai sekarang.

Lihat profil selengkapnya






Artikel Lain
Review Film




Berita Popular




Review Pembaca
ivan menulis "."
Di Review Film HIGH & LOW THE MOVIE 3: Final Mission >>
kevin menulis "ini di indo perkiraan masuk kapan ya "
Di Review Film HIGH & LOW THE MOVIE 3: Final Mission >>
Jakli Blythe menulis "katnya bluraynya mau keluar bulan februari lah sekaranh udah maret masih blom kluar juga hadeh"
Di Review Film HIGH & LOW THE MOVIE 2: End Of Sky >>
Dimas yosua cahyo menulis "Gimana yaa cara nonton high & low yg ini,,  saya penasaran sama kelanjutan film nyaa,,  tolong kasih link plis"
Di Review Film HIGH & LOW THE MOVIE 2: End Of Sky >>