Studio Ghibli Animasikan Binatang Lucu Dari Ilustrasi Kuno Jepang

Anna Muttaqien View: 1181

Setelah pensiunnya sutradara legendaris Hayao Miyazaki, nasib Studio Ghibli nampak tak jelas. Betapa tidak, selama ini box office Studio Ghibli yang mendapat pengakuan dari dunia internasional, termasuk meraih OSCAR, bisa dibilang nyaris semuanya adalah hasil karya Miyazaki, seperti Spirited Away, Howl's Moving Castle, dan The Wind Rises. Namun demikian, produser dan pendiri Ghibli lainnya, Toshio Suzuki, telah menegaskan bahwa mereka akan terus aktif membuat proyek-proyek baru yang beda dari sebelumnya. Dan sepertinya, demikianlah adanya.

Kali ini, proyek baru studio animasi Jepang ini tanpa Miyazaki, menghidupkan kembali gambar-gambar ilustrasi hitam-putih yang berasal dari gulungan lukisan kuno abad 12-13an. Ilustrasi yang dianggap sebagai salah satu contoh manga paling awal dalam sejarah Jepang tersebut berjudul Choju Jinbutsu Giga (Scrolls of Frolicking Animals).

Tertarik? lihat video pendek berdurasi 30 detik dibawah ini.

Nampak di adegan awal ada monyet pencuri dikejar oleh binatang bertopi lebar, juga nona kelinci dan monyet yang sedang berlindung dari hujan. Seekor katak kemudian menawarkan "payung" daun talasnya pada nona kelinci, lalu berlari pergi. Nona kelinci kemudian mengejar sang katak, dan akhirnya mereka berjalan berdampingan sepayung berdua di akhir cerita.

Tingkah lucu binatang-binatang yang seperti manusia itu tentu akan membuat Anda ingin melihat lebih banyak. Sayangnya, proyek yang dibuat Studio Ghibli atas pesanan perusahaan energi Marubeni Shin Denryoku ini sepertinya hanya sampai disitu saja.

Anna Muttaqien

Kontributor sekaligus editor di Sinemapedia. Hobi menulis, membaca, nonton, plus nggosip apa saja yang hubungannya dengan Asia dan Jepang. Mulai suka anime dan manga sejak tahun 90-an, berlanjut sampai sekarang.

Lihat profil selengkapnya






Berita Lain
Review Film




Artikel Popular