Ancam Siswa Dengan Death Note, Guru Jepang Ditegur

Anna Muttaqien View: 1708

Pernah dengar Death Note? Franchise manga dan anime populer yang beberapa film live action-nya pun laris manis ini merupakan salah satu kisah fiksi Jepang paling sukses...dan penuh drama. Dalam sebuah kejadian baru-baru ini di perfektur Fukushima, Jepang, seorang guru ditegur dan dipaksa minta maaf akibat mengancam siswanya dengan Death Note. Insiden ini bukan pertama kalinya Death Note menjadi biang perkara di dunia nyata.

Menurut berita yang dilaporkan oleh Anime News Network, seorang guru pria berusia 30an menunjukkan gambar Death Note di tablet-nya untuk memperingatkan beberapa siswa, sembari mengatakan, "Saya akan menulis namamu di Death Note!"

Wali kelas siswa-siswa itu melaporkan insiden yang terjadi akhir tahun lalu tersebut kepada kepala sekolah, sehingga sang guru mendapatkan teguran dan harus minta maaf pada orang tua murid.

Selain insiden ini, Death Note sudah beberapa kali disebut-sebut dalam beberapa peristiwa lain. Di Amerika Serikat antara tahun 2007-2016 saja ada sekitar 10 insiden terkait Death Note yang mengakibatkan beberapa siswa dikenai sanksi, mulai dari di-skors, ditahan, hingga dikeluarkan dari sekolah. Gara-garanya, mereka menulis nama teman-teman sekolah bahkan guru mereka sendiri dalam "Death Note". Walaupun Death Note milik mereka tentu dibeli sendiri dan bukan pemberian Shinigami, tetapi sentimennya dianggap buruk.

Sementara di Rusia, pada tahun 2013 ada orang tua siswa yang mengajukan permohonan pada Presiden Vladimir Putin untuk melarang peredaran manga Death Note atas alasan berbahaya bagi anak-anak. Di Belgia tahun 2010, polisi menangkap empat tersangka sehubungan dengan kasus di mana beberapa potongan tubuh ditemukan dekat sebuah catatan serupa Death Note. Dan di Sydney, Australia, seorang guru dikabarkan juga mendapati Death Note di dalam tas salah satu anak kelas delapan, berisikan beberapa nama disertai "spesifikasi cara kematian" yang berbeda-beda.

Anna Muttaqien

Kontributor sekaligus editor di Sinemapedia. Hobi menulis, membaca, nonton, plus nggosip apa saja yang hubungannya dengan Asia dan Jepang. Mulai suka anime dan manga sejak tahun 90-an, berlanjut sampai sekarang.

Lihat profil selengkapnya






Berita Lain
Review Film




Artikel Popular